loading

Pabrik Kustomisasi Pelapisan Sabuk Transmisi Berpengalaman 12 Tahun.

Bagaimana cara menentukan ukuran timing belt?

Panduan Profesional untuk Mengidentifikasi Ukuran Timing Belt

Mengidentifikasi sabuk penggerak (timing belt) secara akurat sangat penting untuk memastikan keandalan dan efisiensi sistem penggerak Anda. Sabuk yang salah dapat menyebabkan kerusakan dini, kebisingan, dan waktu henti yang mahal. Panduan ini memberikan pendekatan profesional untuk menentukan ukuran sabuk penggerak yang tepat, dengan mempertimbangkan berbagai material, profil gigi, dan metode pengukuran.


1. Temukan dan Uraikan Nomor Bagian

Metode yang paling andal adalah dengan mencari nomor komponen pabrikan yang tercetak di bagian belakang sabuk. Kode alfanumerik ini berisi semua spesifikasi yang Anda butuhkan.

Contoh 1 (Metrik): Kode seperti 25 T5 510 sering diuraikan sebagai:

25: Lebar sabuk dalam milimeter (25mm)

T5: Profil gigi (Trapesoidal) dan jarak antar gigi (5mm antar gigi)

510: Panjang efektif, atau panjang pitch, dari sabuk dalam milimeter (510mm)

Nomor Bagian 8M-1000-25

8M: Profil gigi berbentuk busur lingkaran dan jarak antar gigi (8mm antar gigi)

1000: Panjang efektif, atau panjang pitch, dari sabuk dalam milimeter 1000mm

25: Lebar sabuk dalam milimeter (25mm)

Contoh 2 (Inci): Sabuk bertanda 750H100 biasanya berarti:

750: Panjang nominal dalam inci (75,0 inci)

H: Profil gigi (Trapesoidal) dan jarak antar gigi (1/2" atau 12,7 mm)

100: Kode lebar nominal (1" atau 25,4 mm)

 

Nomor komponen di sini, kecuali sabuk timing dalam satuan imperial, semuanya dinyatakan dalam mm. Namun, ada juga sabuk timing imperial seperti:

Nomor BagianL-2238.375-25 biasanya berarti:

L: Profil gigi (Trapesoidal) dan jarak antar gigi (3/8" atau 9,525 mm)

2238.375: Panjang efektif, atau panjang pitch, sabuk dalam milimeter (2238,375 mm) panjang nominal dalam inci (88 inci)

25: Lebarnya 25 mm

Sabuk penggerak PU juga memiliki beberapa model khusus di luar sabuk penggerak karet standar, seperti sabuk penggerak yang dapat melacak sendiri seperti TK, ATK, dan BATK. Ukuran-ukuran ini masih dinyatakan dalam milimeter, biasanya dengan dimensi batang pemandu tambahan yang ditentukan—misalnya,ATK10K13*4560*50 .

biasanya berarti:

ATK10: Profil gigi (AT) dan jarak antar gigi (10mm) Namun dilengkapi dengan batang pemandu.

K13: lebar bagian bawah batang pemandu 13mm, tinggi batang pemandu berdasarkan alas: lebar 13mm dan tinggi 8mm.

4560: panjang pitch, sabuk dalam milimeter (4560mm)

50: Lebar sabuk dalam milimeter (50mm)

Jika nomor komponen sudah pudar, Anda perlu melakukan pengukuran fisik.

2. Mengukur Dimensi Kritis

Pengukuran yang tepat sangat penting. Anda akan membutuhkan jangka sorong untuk akurasi.

1.1. Mengenali Profil Gigi Umum

Identifikasi Profil Gigi dan Jarak Antar Gigi (P): Pertama, tentukan apakah gigi berbentuk trapesium (tipe T, sabuk penggerak imperial) atau melengkung (misalnya, HTD, STD, RPP). Kemudian, ukur jarak antar gigi (P)—jarak antara pusat satu gigi dan pusat gigi berikutnya. Jarak antar gigi trapesium metrik yang umum meliputi T2.5 (2,5 mm), T5 (5 mm), T10 (10 mm), dan T20 (20 mm), sedangkan profil berbasis inci yang umum meliputi MXL (2,032 mm), L (9,525 mm), H (12,7 mm), dan XL (5,08 mm) XH (22,225 mm).

Profil gigi menentukan kapasitas daya dukung beban dan tingkat kebisingan sabuk.

Trapesium (Inci & Metrik): Termasuk MXL, XL, L, H (inci) dan T5, T10 (metrik). Ini adalah profil serbaguna tetapi sedang digantikan oleh profil lengkung untuk aplikasi daya tinggi.

Kurvilinear (Penggerak Torsi Tinggi): Profil ini, seperti HTD (dengan gigi membulat) dan STD serta RPP yang lebih canggih, memberikan distribusi beban yang superior dan kurang rentan terhadap lepasnya gigi di bawah beban berat.

1.2. Mengidentifikasi Nada dan Membedakan Antar Material: Karet vs.PU

Jarak antar gigi pada sabuk timing karet tidak memiliki lekukan di tengahnya, sehingga kesalahan pengukuran sering terjadi. Untuk meminimalkan kesalahan tersebut, ukur beberapa gigi sekaligus—misalnya, bagi nilai jarak antar gigi yang diperoleh dari 2-3 gigi dengan jumlah total gigi. Pendekatan ini menghasilkan hasil yang lebih akurat. Gunakan metode ini saat membedakan antara sabuk XL (5,08 mm) dan T5 (5 mm).

 mengukur sabuk penggerak karet

• Sabuk penggerak PU, Mengukur jarak antar gigi sangat sederhana. Selama produksi, sabuk penggerak PU diproduksi menggunakan ekstrusi dan cetakan, yang keduanya memiliki garis alur. Saat mengukur jarak antar gigi, posisi garis alur di antara gigi yang berdekatan memungkinkan pengukuran jarak antar gigi yang akurat. Jika perbedaan masih belum jelas—misalnya, antara T10 (10mm) dan L (9,525mm)—ketebalan sabuk, lebar gigi, dan faktor lainnya dapat digunakan untuk menentukan jarak antar gigi yang benar.

 sabuk timing PU mengukur

3. Identifikasi panjang dan lebarnya.

3.1 Hitung Jumlah Gigi (Z): Hitung semua gigi pada sabuk. Panjang jarak antar gigi dapat dihitung sebagai Panjang Jarak Antar Gigi (L) = Jumlah Gigi (Z) × Jarak Antar Gigi (P).

3.2 Mengukur Lebar Sabuk: Ukur lebar sabuk di sepanjang permukaan atas (bergigi).

Dengan mengikuti langkah-langkah ini secara sistematis—memeriksa nomor komponen, melakukan pengukuran yang tepat, dan mengidentifikasi material dan profil—Anda dapat dengan yakin memilih sabuk penggerak yang tepat untuk aplikasi apa pun. Jika ragu, konsultasikan dengan lembar data teknis sabuk penggerak Yonghang atau Tim Ahli Yonghang untuk memverifikasi temuan Anda.

Sebelumnya
Apa perbedaan antara berbagai jenis sabuk konveyor? | Yonghang
Bagaimana Cara Membaca Nomor Timing Belt?
lanjut
Direkomendasikan untuk Anda
tidak ada data
Hubungi kami

YONGHANG telah berspesialisasi dalam memproduksi dan membuat sabuk transmisi berlapis sesuai pesanan selama 12 tahun.

Detail Kontak

Menambahkan:
Lantai 4, Gedung B8, Taman Kreatif Chuangbao, Zona Industri Federal, Jalan Yushan Barat, Distrik Panyu, Guangzhou, Tiongkok. 511400

Telp: +86 134 1810 3085
Hak Cipta © 2026 Guangzhou Yonghang Transmission Belt Co., Ltd. - www.yhbelt.com Semua Hak Dilindungi Undang-Undang. | Peta Situs | Kebijakan Privasi
Customer service
detect